( Selasa, 29 Mei 2022 ) Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) menggelar kegiatan akademik bertajuk Diskusi Teori Linguistik 2022 pada Selasa, 29 Mei 2022. Acara ini bertujuan memperdalam pemahaman mahasiswa mengenai teori-teori linguistik sekaligus melatih keterampilan berpikir kritis dalam menganalisis fenomena bahasa Arab.
Kegiatan yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah (Dalwa) ini menghadirkan dosen-dosen PBA sebagai narasumber. Mereka memaparkan berbagai aliran dalam teori linguistik, mulai dari strukturalisme, transformasional-generatif, hingga pendekatan kontemporer dalam studi bahasa Arab. Mahasiswa diajak untuk menelaah perbedaan pendekatan tersebut dan melihat relevansinya dalam pengajaran bahasa Arab modern.
Dalam sambutannya, Ketua Prodi PBA menegaskan bahwa diskusi ini menjadi bagian penting dalam pembinaan tradisi ilmiah mahasiswa. “Dengan memahami teori linguistik, mahasiswa akan mampu menganalisis bahasa Arab secara lebih mendalam, tidak hanya pada tataran praktis, tetapi juga pada tataran filosofis dan metodologis,” ungkapnya.
Suasana diskusi berjalan aktif. Mahasiswa antusias mengajukan pertanyaan, menyampaikan pendapat, dan terlibat dalam debat sehat mengenai penerapan teori linguistik dalam studi bahasa Arab. Beberapa topik menarik yang mengemuka adalah relevansi teori struktural dalam pengajaran bahasa Arab, peran
semantik dalam memahami teks klasik, serta tantangan penerapan teori modern dalam konteks pesantren.
Acara ditutup dengan kesimpulan bahwa teori linguistik bukan sekadar konsep akademis, melainkan alat analisis yang membantu memahami bahasa Arab secara lebih komprehensif. Prodi PBA berkomitmen untuk terus menghadirkan forum-forum akademik semacam ini demi menumbuhkan tradisi berpikir kritis dan analitis di kalangan mahasiswa.

