DISKUSI KITAB BALAGHAH

Selasa, 30 Juli 2022 – Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Sarjana Institut Agama Islam Darullughah Wadda’wah menyelenggarakan kegiatan ilmiah berupa diskusi kitab balaghah yang berlangsung di Masjid Baitul Ghaffar pada pukul 18.30 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari berturut-turut sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan keterampilan berbahasa Arab di kalangan santri.

Acara ini diikuti oleh para santri tingkat menengah hingga akhir serta turut melibatkan para pembina dan pengajar bahasa Arab. Fokus utama diskusi adalah kitab “Jauhar Al-Maknūn”, salah satu rujukan penting dalam kajian ilmu balaghah. Melalui metode diskusi interaktif, para santri diajak untuk membedah berbagai aspek keindahan bahasa Arab, mulai dari majas, uslub, hingga i’jaz Al-Qur’an.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Achmad Sulton, M.Pd., selaku salah satu pembimbing, menekankan pentingnya penguasaan balaghah bagi para santri.

“Dengan mempelajari balaghah, santri akan lebih mampu menangkap makna yang dalam dari berbagai karya sastra Islam maupun kitab-kitab klasik. Hal ini sangat penting untuk memperkaya pemahaman terhadap teks-teks syar’i,” jelasnya.

Selain mendengarkan penjelasan para pembimbing, peserta diskusi juga diberi ruang untuk

 

mempresentasikan hasil analisis mereka, kemudian berdialog dengan rekan dan pengajar mengenai interpretasi yang ditemukan. Cara ini diharapkan dapat memperluas wawasan, melatih keberanian berpendapat, serta membiasakan santri bertukar pikiran secara ilmiah.

Kegiatan tersebut disambut hangat oleh para Mahasiswa dan santri. Syauqi Multazam, salah satu peserta, mengungkapkan kesan positifnya.

“Diskusi ini membuat saya lebih mengerti tentang bagaimana keindahan bahasa dalam Al- Qur’an dan membuat belajar jadi lebih menyenangkan,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya diskusi kitab balaghah ini, di Ponpes Darullughah Wadda’wah berharap dapat terus memotivasi para santri untuk mendalami khazanah bahasa Arab, khususnya balaghah, sebagai warisan keilmuan Islam yang sangat berharga. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat digelar secara berkala guna meningkatkan kualitas pendidikan dan pemahaman bahasa Arab di lingkungan pesantren.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *