BEDAH JURNAL BAHASA ARAB

Pasuruan, 13 Januari 2024 – Program Studi Bahasa Arab Fakultas Tarbiah Universitas Darullughah Wadda’wah kembali menyelenggarakan kegiatan akademik bertajuk Bedah Jurnal Bahasa Arab dengan tema “Sejarah dan Perkembangan Bahasa Arab dari Masa ke Masa”.

Acara ini berlangsung pada Sabtu malam, 13 Januari 2024, bertempat di Ruang Pascasarjana S2 Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah (Dalwa).

Kegiatan yang diampu oleh dosen pengampu Dr. Achmad Sulton, M.Pd. ini dihadiri oleh lebih dari 200 peserta, terdiri dari santri tingkat lanjut, asatidz, hingga perwakilan lembaga pendidikan sekitar.

Tujuan dan Manfaat

 

Penyelenggaraan bedah jurnal ini bertujuan untuk memperkuat tradisi ilmiah di kalangan santri, khususnya dalam memahami bahasa Arab dari aspek sejarah, kebudayaan, dan peradaban. Melalui forum ini, peserta dilatih untuk membaca secara kritis, mengembangkan keterampilan berdiskusi, sekaligus menumbuhkan kesadaran tentang kedudukan penting bahasa Arab dalam khazanah ilmu pengetahuan dan peradaban Islam.

 

Jalannya Acara

 

Acara dimulai dengan pembukaan resmi dan doa bersama. Selanjutnya, pemateri menyajikan uraian jurnal yang membahas perkembangan bahasa Arab mulai dari masa pra- Islam, era turunnya Al-Qur’an, masa kejayaan peradaban Islam, hingga tantangan yang dihadapi bahasa Arab di era modern.

Materi juga menyinggung pengaruh globalisasi, masuknya istilah-istilah asing, serta bagaimana bahasa Arab tetap relevan sebagai bahasa ilmu dan dakwah.

Forum kemudian berlanjut pada sesi diskusi. Para peserta tampak antusias menyampaikan pertanyaan terkait peran bahasa Arab dalam perkembangan ilmu pengetahuan serta relevansinya dalam konteks pembelajaran saat ini. Diskusi berjalan hangat dan produktif, mencerminkan semangat akademik yang kuat di kalangan peserta.

Antusiasme Peserta

 

Sejumlah santri menyampaikan kesan positif terhadap kegiatan ini. Mereka menilai bedah jurnal memberikan wawasan baru yang memperkaya pemahaman mereka tentang bahasa Arab.

“Kegiatan ini membuka mata saya bahwa bahasa Arab tidak hanya tentang kaidah, tetapi juga memiliki sejarah panjang dan peran besar dalam membentuk peradaban Islam,” ujar salah seorang peserta.

Penutup

 

Kegiatan ditutup dengan pembacaan kesimpulan serta penegasan pentingnya memelihara bahasa Arab sebagai bahasa ilmu, dakwah, dan kebudayaan. Panitia juga menegaskan bahwa forum akademik semacam ini akan terus diselenggarakan secara berkala sebagai bagian dari program penguatan tradisi ilmiah di lingkungan kampus dan pesantren.

Melalui Bedah Jurnal Bahasa Arab ini, Universitas Darullughah Wadda’wah menegaskan komitmennya untuk mendorong santri meningkatkan kapasitas intelektual, memperluas wawasan, serta menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa al-Qur’an.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *