Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) menggelar kegiatan akademik bertajuk Seminar Multikultural pada Rabu, 23 Mei 2022. Seminar ini bertujuan menanamkan nilai toleransi, memahami keragaman budaya, serta memperkuat kesadaran mahasiswa akan pentingnya hidup berdampingan dalam masyarakat yang majemuk.
Bertempat di Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah (Dalwa), kegiatan ini menghadirkan narasumber dari kalangan dosen dan praktisi yang fokus pada isu multikulturalisme. Materi yang disampaikan mencakup konsep dasar multikultural, tantangan keberagaman dalam kehidupan sosial, hingga peran bahasa dan pendidikan dalam merawat persatuan.
Dalam sambutannya, Ketua Prodi PBA menyampaikan bahwa seminar ini penting untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman yang luas tentang realitas masyarakat Indonesia yang plural.
“Keragaman adalah anugerah yang harus kita rawat. Melalui seminar ini, kita berharap mahasiswa dapat menginternalisasi nilai toleransi, saling menghargai, dan menjadikan perbedaan sebagai kekuatan, bukan perpecahan,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung interaktif. Mahasiswa antusias menyampaikan pandangan, berdiskusi mengenai isu sosial kontemporer, serta mengaitkan teori multikultural dengan pengalaman nyata di masyarakat. Beberapa isu yang mencuat antara lain pentingnya dialog antarbudaya, peran generasi muda dalam menjaga persatuan, dan kontribusi bahasa sebagai jembatan komunikasi lintas budaya.
Acara ditutup dengan penegasan bahwa multikulturalisme adalah fondasi penting dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara. Prodi PBA berkomitmen menjadikan Seminar Multikultural
sebagai agenda yang terus dihidupkan, agar mahasiswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter toleran, terbuka, dan inklusif.

