Dalwa, 29 Agustus 2024 – Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah (Dalwa) kembali
menggelar Halaqoh Hadromiah, sebuah forum ilmiah dan budaya yang mempertemukan para ulama, akademisi, serta santri untuk membahas khazanah keilmuan dan tradisi Hadramaut.
Acara yang berlangsung di aula utama pesantren ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai daerah. Sejumlah narasumber ternama, baik dari dalam negeri maupun Timur Tengah, turut hadir menyampaikan materi tentang sejarah, pemikiran, serta kontribusi ulama Hadramaut dalam pengembangan Islam di Nusantara.
Yang menarik, kepanitiaan acara ini sepenuhnya digawangi oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Tarbiyah Universitas Internasional Darullughah Wadda’wah. Mereka bertugas mulai dari perencanaan, publikasi, hingga pelaksanaan teknis kegiatan. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa PBA tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga memiliki keterampilan dalam manajemen acara dan pengembangan
tradisi ilmiah.
Ketua panitia, Mahmud Alwi, menuturkan bahwa pihaknya merasa bangga dapat
memfasilitasi forum berskala internasional ini. “Halaqoh Hadromiah adalah kesempatan berharga bagi kami, mahasiswa PBA, untuk berkontribusi nyata dalam menjaga tradisi keilmuan sekaligus melatih diri dalam kepemimpinan dan organisasi,” ujarnya.
Dalam sambutannya, pimpinan pesantren menegaskan pentingnya halaqoh ini sebagai upaya menjaga kesinambungan sanad keilmuan. “Halaqoh Hadromiah bukan sekadar forum diskusi, tetapi juga sarana untuk menghidupkan semangat dakwah para habaib dan ulama terdahulu yang telah menanamkan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin di bumi Nusantara,” ungkap beliau.
Rangkaian acara meliputi pemaparan makalah, diskusi panel, serta tanya jawab interaktif antara narasumber dan peserta. Selain itu, ditampilkan pula pembacaan syair-syair klasik Hadramaut yang menambah suasana keilmuan sekaligus keindahan budaya.
Salah satu peserta, Ahmad Zain dari Malang, mengaku mendapat banyak pelajaran dari kegiatan ini. “Saya semakin memahami bahwa tradisi ilmiah Hadramaut sangat erat dengan
akhlak dan dakwah yang penuh kelembutan. Ini menjadi inspirasi bagi kami para santri untuk meneruskan jejak tersebut,” tuturnya.
Dengan terselenggaranya Halaqoh Hadromiah yang diprakarsai panitia mahasiswa PBA, Dalwa berharap forum ini menjadi wadah untuk mempererat hubungan keilmuan,
memperkaya wawasan, sekaligus menjaga warisan luhur ulama Hadramaut agar tetap relevan di tengah dinamika zaman.

