Kepuasan Dosen dan Tendik

Ketersediaan instrumen untuk mengukur tingkat kepuasan dosen dan tenaga kependidikan terhadap manajemen SDM yang meliputi jenis instrumen, pengembang dan validator instrumen, pelaksanaan uji coba intrumen, dan finalisasi instrumen (Tabel 4.3.2), pelaksanaan pengukuran kepuasan dosen (Tabel 4.3.3), dan pelaksanaan pengukuran kepuasan tenaga kependidikan (Tabel 4.3.4).

Tabel 4.3.2 Jenis instrumen yang digunakan untuk mengukur kepuasan dosen dan tenaga kependidikan terhadap manajemen SDM.

 

 

 

No

Jenis Instrumen

Pengembang dan Validator

Pelaksanaan Uji Coba Instrumen

Finalisasi Instumen

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

1

Kuisioner Pengembangan kompetensi

GKM, LPM

25-29 Januari 2024

 

10 Februari 2024

2

Kuisioner Pengembangan Karir

GKM, LPM

25-29 Januari 2024

 

10 Februari 2024

3

Kuisioner Layanan kesejahteraan

GKM, LPM

25-29 Januari 2024

 

10 Februari 2024

4

Kuisioner Layanan Kesehatan

GKM, LPM

25-29 Januari 2024

 

10 Februari 2024

Dst

 

 

 

 

 

Tabel 4.3.3 Pelaksanaan pengukuran kepuasan dosen terhadap manajemen SD

No

Waktu Pelaksanaan

Sasaran

Hasil

Tindak Lanjut

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

1

15 Juli 15 Agustus 2024

Pengembangan komptensi dosen

88,4 % Sangat Puas

9,1 % Puas

2,5% Cukup Puas

Tetap menjalankan

program dan

melakukan

evaluasi secara konsisten

dan berkala

2

15 Juli-15 Agustus 2024

Pengembangan karir dosen

90,9 % Sangat Puas

9,1 % Puas

Tetap menjalankan

program dan

melakukan

evaluasi secara konsisten

dan berkala

3

15 Juli 15 Agustus 2024

Layanan kesejahteraan dosen

88,4 % Sangat Puas

9,1 % Puas

2,5% Cukup Puas

Tetap menjalankan

program dan

melakukan

evaluasi secara konsisten

dan berkala

4

15 Juli-15 Agustus 2024

Layanan Kesehatan dosen

88,4 % Sangat Puas

9,1 % Puas

2,5% Cukup Puas

Tetap menjalankan

program dan

melakukan

evaluasi secara konsisten

dan berkala

dst

 

 

 

 

 

Tabel 4.3.4 Pelaksanaan pengukuran kepuasan tenaga kependidikan terhadap manajemen SDM

No

Waktu Pelaksanaan

Sasaran

Hasil

Tindak Lanjut

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

1

15 Juli -15 Agustus 2024

Pengembangan komptensi tenaga kependidikan

75 % Sangat Puas

16,7 % Puas

8,3 % Cukup Puas

Tetap menjalankan program dan melakukan evaluasi secara konsisten dan berkala

Mengikutsertakan tendik dalam kegiatan

pengembangan komptensi

tendik

2

15 Juli-15 Agustus 2024

Pengembangan karir tenaga kependidikan

75% Sangat Puas

16,7 % Puas

8,3 % Cukup Puas

Tetap menjalankan program dan melakukan evaluasi secara konsisten dan berkala

Mengikutsertakan tendik dalam kegiatan

pengembangan karir

3

15 Juli – 15 Agustus 2024

Layanan kesejahteraan tenaga kependidikan

83,3 % Sangat Puas

16,7 % Puas

Tetap menjalankan program dan melakukan evaluasi secara konsisten dan berkala

4

15 Juli-15 Agustus 2024

Layanan Kesehatan tenaga kependidikan

91,7% Sangat Puas

8,3 % Puas

Tetap menjalankan program dan melakukan evaluasi secara konsisten dan berkala

dst

 

 

 

 

 

Ketersediaan instrumen untuk mengukur tingkat kepuasan dosen dan tenaga kependidikan terhadap manajemen SDM yang meliputi jenis instrumen, pengembang dan validator instrumen, pelaksanaan uji coba intrumen, dan finalisasi instrumen, pelaksanaan pengukuran kepuasan dosen, dan pelaksanaan pengukuran kepuasan tenaga kependidikan.

  1. Kepuasan Pengguna

Berisi deskripsi mengenai pengukuran kepuasan sivitas akademika terhadap layanan pengelolaan Sumber Daya Manusia yang memenuhi aspek-aspek berikut:

  1. Kejelasan instrumen yang digunakan, pelaksanaan, perekaman dan analisis datanya.
  2. Ketersediaan bukti yang sahih tentang hasil pengukuran kepuasan pengguna sivitas akademika yang dilaksanakan secara konsisten, dan ditindaklanjuti secara berkala dan tersistem.

Untuk mengukur kepuasan sivitas akademika terhadap layanan pengelolaan Sumber Daya Manusia Fakultas Tarbiyah menggunakan metode angket. Kegiatan ini dilaksankan secara konsisten dan ditindaklanjuti secara berkala dan tersistem, sejak tahun 2019. Adapun tujuan dilakukannnya survey ini adalah sebagai bahan evaluasi bagi Fakultas Tarbiyah agar ada peningkatan kepuasan sivitas akademika terhadap layanan pengelolaan sumber daya manusia.

Survey kepuasan sivitas akademika terhadap layanan pengelolaan Sumber Daya Manusia yang dilakukan Prodi PBA memperhatikan beberapa aspek sebagai berikut:

  1. Bukti langsung (tangibles) meliputi fasilitas fisik, perlengkapan, pegawai, dan sarana komunikasi.
  2. Keandalan (reliability) yakni kemampuan memberikan pelayanan yang dijanjikan dengan segera, akurat, dan memuaskan.
  3. Daya tanggap (responsibility) yaitu keinginan para staf dan karyawan untuk membantu pelanggan dan memberikan pelayanan dengan tanggap
  4. Jaminan (assurances) mencakup pengetahuan, kemampuan, kesopanan, kemampuan dan sifat dapat dipercaya yang dimiliki para staff, bebas dari bahaya, resiko atau keragu-raguan.
  5. Empati (empaty): meliputi kemudahan dalam melakukan hubungan, komunikasi yang baik, perhatian pribadi, dan memahami kebutuhan para pelanggan.

Pada survey tersebut ada 5 alternatif jawaban yang disajikan, yaitu sangat memuaskan, memuaskan, cukup memuaskan, kurang memuaskan dan tidak memuaskan. Hasilnya secara terperinci bisa dilihat di buku survey kepuasan sivitas akademika terhadap layanan pengelolaan sumber daya manusia.

  1. Pengukuran kepuasan pengguna sivitas akademika terhadap layanan pengelolaan Sumber Daya Manusia
  2. Kejelasan instrumen yang digunakan dalam pengukuran kepuasan pengguna sivitas akademika terhadap layanan pengelolaan Sumber Daya Manusia yang terdiri dari pelaksanaan, perekaman dan analisis datanya.
  • Instrumen yang digunakan dalam mengukur kepuasan pengguna Sumber Daya Manusia adalah instrumen kuisioner
  • Pelaksanaan pengukuran kepuasan pengguna sivitas akademika terhadap layanan Sumber Daya Manusia yakni membandingkan antara standar layanan dengan hasil kuisioner
  • Perekaman layanan pengelolaan Sumber Daya Manusia dengan menggunakan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD UII Dalwa)
  • Data dianalisis dengan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode single cross sectional, dimana pengumpulan data primer dilakukan dengan cara membagikan kuesioner pada mahasiswa untuk mengisi kuesioner.
  1. Ketersediaan bukti yang sahih tentang hasil pengukuran kepuasan sivitas akademika yang dilaksanakan secara konsisten, dan ditindaklanjuti secara berkala dan tersistem.

Fakultas Tarbiyah UII Dalwa memiliki bukti sahih tentang hasil pengukuran kepuasan sivitas akademika terhadap Sumber Daya Manusia yang dilaksanakan secara konsisten dengan SK rektor  5631A/UII.085/REK/OT.00/12/2023 terkait pengukuran kepuasan sivitas akademika terhadap layanan pengelolaan Sumber Daya Manusia melalui kuisioner. Hasil dari angket tersebut menunjukkan bahwa sivitas akademika puas dengan pengelolaan Sumber Daya Manusia yang dibuktikan dengan hasil pengukuran sebagai berikut:

Tabel 4.3.5 Tingkat kepuasan mahasiswa untuk kriteria

(Sumber Daya Manusia) tahun 2022

PERNYATAAN

PENTING

PUAS

CSI

Indeks Kepuasan Kriteria 4

4,3

3,2

77%

Tabel 4.3.6 Tingkat kepuasan mahasiswa untuk kriteria

(Sumber Daya Manusia) tahun 2023

PERNYATAAN

PENTING

PUAS

CSI

Indeks Kepuasan Kriteria 4

3,7

4,3

81%

Tabel 4.3.7 Tingkat kepuasan mahasiswa untuk kriteria

(Sumber Daya Manusia) tahun 2024

PERNYATAAN

PENTING

PUAS

CSI

Indeks Kepuasan Kriteria 4

3,4

4,6

83%

Berdasarkan pengukuran kepuasan pengguna layanan Sumber Daya Manusia di Fakultas Tarbiyah UII Darullughah Wadda’wah program studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) pada tiga tahun terakhir mengalami kenaikan dari 77% sampai 84%.

Adapun tindak lanjut yang dilakukan setiap tahun dalam tiga tahun terakhir. Indikator perbaikan pada tahun 2018 adalah minimnya sarana informasi bagi mahasiswa terkait Sumber Daya Manusia. Selanjutnya pada tahun 2019, indiktor perbaikan yang dilakukan adalah peningkatan kenyamanan kelas untuk belajar. Adapun pada tahun 2020 perbaikan yang dilakukan adalah kelengkapan sarana  pembelajaran di kelas seperti LCD, pengadaan white board, dan AC.

Tindak lanjut berikutnya hasil dari pengukuran kepuasan dosen dan tenaga pendidik oleh Tim LPM Dalwa untuk memberi laporan hasil pengukuran kepada Dekan. Laporan hasil pengukuran kepuasan ini dijadikan dasar oleh pimpinan yayasan dalam melakukan evaluasi kinerja sebelumnya dan sebagai acuan untuk rencana kerja berikutnya, dalam upaya untuk mencapai Sasaran Mutu Program Studi yang telah ditetapkan. Pelaksanaan pengukuran kepuasan di Program Studi PBA telah dilakukan secara berkelanjutan dan selalu dilakukan perbaikan dalam upaya meningkatkan kualitas kegiatan akademik Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah UII Dalwa.

4.3.3   Evaluasi

Evaluasi terhadap kebijakan dan pelaksanaan yang mengatur kepuasan dosen dan tenaga kependidikan terhadap manajemen  SDM yang berisi ringkasan dari pemosisian, masalah dan akar masalah, serta rencana perbaikan dan pengembangan SDM oleh UPPS terkait program studi yang diakreditasi.

  1. Pemosisian Posisi Fakultas Tarbiyah PBA UII Dalwa

Berdasarkan detesis di atas maka dapat dirinci komponen analisis SWOT sebagai berikut:

  1. Kekuatan :
    • Memiliki rencana strategis (renstra) yang dipakai sebagai acuan dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi
    • Mempunyai dokumen pendukung yang wajib dimiliki oleh SDM dan stakeholders sebagai dasar dari pelaksanaan dan pengelolaan Program Studi
  2. Peluang
    • Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap peran penting ilmu manajemen sehingga meningkatkan minat masyarakat untuk masuk ke Program Studi PBA
    • Menjadi program studi yang sangat diminati tinggi di kalangan mahasiswa baru
  • Ancaman
  • Meningkatnya jumlah Program Studi sejenis di berbagai kampus
  • Dalam waktu dekat memungkinkan masuknya manajemen pendidikan asing dari luar negeri merupakan ancaman yang serius
  • Masih tingginya calon mahasiswa yang berkeinginan kuliah ke Perguruan Tinggi Negeri yang memiliki ternama.
    1. Kelemahan
  • Sulitnya koordinasi antar departemen yang mempunyai agenda sendiri
  • Rendahnya respon Fakultas Tarbiyah terhadap perkembangan informasi dan pengetahuan masyarakat
  1. Masalah-masalah
  2. Rendahnya pemahaman tentang manajemen pengelolaan
  3. Rendahnya pemahaman tentang administrasi
  • Kurangnya pemerataan pengembangan SDM
  1. Rencana perbaikan dan tindak lanjut pengembangan SDM
  2. Melakukan evaluasi berkala terhadap unit-unit yang ada
  3. Penataan bidang administrasi agar memenuhi standart yang ada, optimalisasi keuangan, penambahan sarana prasarana dan peningkatan mutu tenaga kependidikan.

Penguasaan dan perbaikan secara adminsitratif sehingga pelayanan yang dilakukan menjadi lebih efektif.

4.3.4  Tindak Lanjut

Berdasarkan hasil pengukuran kepuasan dosen dan tenaga kependidikan terhadap manajemen SDM, berikut adalah tindak lanjut yang diambil untuk memastikan peningkatan berkelanjutan dalam pengelolaan SDM di Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA):

  1. Tindak Lanjut Kepuasan Dosen:
    1. Pengembangan Kompetensi: Program pengembangan kompetensi akan terus dilanjutkan dengan evaluasi berkala untuk memastikan relevansi dan efektivitasnya. Peningkatan akan mencakup pelatihan materi ajar dan keterampilan teknologi.
    2. Pengembangan Karir: Program pengembangan karir akan diperluas dengan lebih banyak peluang untuk penelitian, pendidikan lanjutan, dan pemberian penghargaan.
  • Layanan Kesejahteraan dan Kesehatan: Program kesejahteraan dan layanan kesehatan akan dipertahankan dengan peningkatan akses terhadap layanan kesehatan dan fasilitas kesejahteraan dosen.
  1. Tindak Lanjut Kepuasan Tenaga Kependidikan:
    1. Pengembangan Kompetensi: Meningkatkan kegiatan pelatihan dan workshop untuk meningkatkan keterampilan tenaga kependidikan dalam manajemen administrasi, teknologi pendidikan, dan komunikasi.
    2. Pengembangan Karir: Jalur karir yang lebih terstruktur akan disusun, memberikan peluang bagi tenaga kependidikan untuk berkembang dalam jabatan yang lebih tinggi.
  • Layanan Kesejahteraan dan Kesehatan: Perluasan program kesejahteraan dan peningkatan akses ke layanan kesehatan bagi tenaga kependidikan.
  1. Pengelolaan Hasil Survei Secara Sistematis:
    1. Evaluasi Rutin: Hasil pengukuran kepuasan dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki pengelolaan SDM secara berkala. Diskusi dan rapat evaluasi rutin dilakukan untuk merumuskan langkah perbaikan yang lebih konkret.
    2. Peningkatan Sistem Pengukuran: Instrumen pengukuran kepuasan akan diperbaharui setiap tahun untuk memastikan relevansi dan akurasi data yang diperoleh.
  2. Penyusunan Laporan dan Rencana Kerja:
    1. Dasar Evaluasi: Laporan hasil pengukuran kepuasan digunakan sebagai acuan untuk evaluasi kinerja dan penyusunan rencana kerja yang lebih baik. Hasil survei akan digunakan oleh pimpinan untuk menetapkan kebijakan perbaikan SDM.

 

Tindak lanjut pengukuran kepuasan melibatkan perbaikan berkelanjutan dalam aspek pengembangan kompetensi, karir, kesejahteraan, dan kesehatan dosen serta tenaga kependidikan. Evaluasi dan perbaikan dilakukan secara berkala, serta menggunakan hasil survei sebagai dasar untuk peningkatan kualitas pengelolaan SDM yang lebih efektif di Program Studi Pendidikan Bahasa Arab.